Thursday, 26 March 2015



SAKSIKANLAH 
PERGELARAN APRESIASI
WAYANG KULIT ( Semalam Suntuk )
Dalang
KI BAMBANG TRI BAWONO ( Kab. Blitar )
Lakon
SUKET KALANJANA SIDIK
 ( Bintang Tamu : Lilis Madiun )
Jum'at, 27 MARET 2015
Pukul : 19.00 WIB
HALAMAN KANTOR DISBUDPARPORA
JL.SUKARNO HATTA NO.1
KOMPLEK GOR LEMBU PETENG
 TULUNGAGUNG

Persembahan dari

UPT TAMAN BUDAYA
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI JAWA TIMUR

GRATISS UNTUK UMUM


Wednesday, 25 March 2015

PERGELARAN APRESIASI
WAYANG KULIT ( Semalam suntuk )
Dalang
KI ANOM DWIJOKANGKO
( Surakarta )
Lakon
SEMAR MBANGUN KAYANGAN
( Bintang tamu JO KLITIL, JO KLUTIK )
Kamis, 2 APRIL 2015
Pukul : 19.00 WIB
di
DEPAN KANTOR KECAMATAN TRENGGALEK
JL.RAYA YOS SUDARSO
KABUPATEN TRENGGALEK 

GRATIS...!! Untuk Umum

Persembahan dari

UPT TAMAN BUDAYA 
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI JAWA TIMUR


Wednesday, 18 March 2015

WAYANG KULIT Dalang KI RUDY GARENG

PERGELARAN APRESIASI
WAYANG KULIT 
SEMALAM SUNTUK
Dalang
KI RUDI GARENG 
( Kota Blitar )
Lakon
" GATOT KOCO LAHIR "
Jumat, 20 Maret 2015
Pukul : 19.00 Wib
di
ALUN - ALUN
KABUPATEN PONOROGO
Gratiisss untuk umum..!!

Persembahan dari

UPT. TAMAN BUDAYA
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
PROVINSI JAWA TIMUR


K

Tuesday, 3 March 2015

PERGELARAN PERIODIK WAYANG KULIT

SAKSIKANLAH
PERGELARAN PERIODIK
WAYANG KULIT
( Semalam Suntuk )

Lakon
" JAGAT GUMELAR "
Dalang
" Ki Heri Wahyono "
( Kab. Blitar )

Sabtu, 7 Maret 2015
Pukul : 19.00 WIB
hanya di

UPT.TAMAN BUDAYA 
JAWA TIMUR
Jl.Gentengkali 85 Surabaya


DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA 
PROVINSI JAWA TIMUR



 GRATIS UNTUK UMUM !!!



Sinopsis


FESTIVAL OF INDIA IN INDONESIA 2015


SAKSIKANLAH 
DAN 
HADIRILAH 
FESTIVAL FILM INDIA 2015
Senin sd Minggu
2 - 8 Maret 2015

Jam Pertunjukan

* 15.00 & 18.30 WIB
( 2 - 6 Maret 2015 )

*12.00, 15.00, 18.30 WIB
( 7 - 8 Maret 2015 )
di 
GEDUNG CAK DURASIM
Taman Budaya Jawa Timur
Jl.Gentengkali 85 Surabaya

GRATISS UNTUK UMUM..!!!





Monday, 2 March 2015

GELAR SENI BUDAYA DAERAH MUTIARA SUKUNING ARGO LAWU KABUPATEN MAGETAN 2015

SAKSIKANLAH
DAN 
HADIRILAH
GELAR SENI BUDAYA DAERAH 
MUTIARA SUKUNING ARGO LAWU
KABUPATEN MAGETAN
2015
( Pameran Produk Unggulan dan Kuliner )
DOORPRIZE GRATISS Menanti anda 

Jumat, 13 Maret 2015
Pukul : 19.00-22.00 Wib
Tari Bedaya Sudamala
PERGELARAN SENI PERTUNJUKAN
Campur Sari Lawak ( CARIWAK )
" MUTIARA BRANTA "

Sabtu, 14 Maret 2015
 Pukul : 08.00 - 12.00 Wib
Lomba Menggambar Family ( PAUD & TK )
Pergelaran " CAMPUR SARI "
Pukul : 19.30 -22.00 Wib 
Pergelaran Ketoprak
" ALAP - ALAP MERTALAYA "

Hanya di

UPT.TAMAN BUDAYA
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Provinsi Jawa Timur
Jl. Gentengkali 85 Surabaya

GRATISSS LOO..!!!




TAMPILAN HARI I

SINOPSIS
Campursari & Lawak (Cariwak)
“MUTIARA BRONTO”

Kisah cinta klasik ini terjadi dilereng Gunung Lawu Magetan. Dyah Tirtosari dan Bagus Mojosemi saling berjanji sehidup semati. Namun rintangan menghadang, orang tua Dyah Tirtosari yang terbelit hutang yang tak terbayar harus menyerahkan dia sebagai pengganti pembayaran kepada Juragan kaya yang suka mempermainkan wanita.
Suratan takdir jualah yang pada akhirnya mempertemukan kembali dua sejoli ini bersatu lagi membentuk mahligai bahagia.
Cerita ini dikemas dalam bentuk drama komedi diiringi lagu-lagu Campursari masa kini.
Kisah ini hanyalah rekayasa fiksi, sedangkan tokoh-tokoh dalam cerita ini mengambil nama-nama obyek wisata yang ada dikaki Gunung Lawu Magetan.






TAMPILAN HARI II

SINOPSIS
PERGELARAN SENI KETHOPRAK

“ALAP – ALAP MERTOLOYO”



Awal Tahun 1828 disaat masih berkecamuk perang Diponegoro, Kabupaten Magetan dipimpin oleh RMA Sosrowinoto. Beliau seorang Bupati yang kharismatik, anti penjajah dan dipercaya sebagai pemimpin perjuangan untuk wilayah timur Gunung Lawu.
Tepatnya pada tanggal 16 Februari 1828 pasukan Belanda dari arah Ngawi dan Madiun yang dipimpin oleh Letnan Marnitz menggempur Magetan.
Kedatangan Belanda segera disambut dengan perlawanan sengit kekuatan prajurit-prajurit Magetan yang dikomandani oleh Tri Tunggal RMA Sosrowinoto, R.T Sosrodilogo dan R.T Alap-alap Mertoloyo.

Terjadilah perang besar diutara Alun-alun Magetan atau tepatnya di seputaran Jembatan Gandong. Hingga gugurlah Raden Tumenggung Mertoloyo sebagai pahlawan Kabupaten Magetan.

Thursday, 12 February 2015

GELAR SENI BUDAYA DAERAH 2015 KRIDHANING BUDAYA BUMI ANJUK LADANG KABUPATEN NGANJUK

SAKSIKAN
DAN KUNJUNGILAH
Sajian Kesenian & Pameran Produk Unggulan dan Kuliner
 Kabupaten Nganjuk
GELAR SENI BUDAYA DAERAH 2015
KRIDHANING BUDAYA BUMI ANJUK LADANG
KABUPATEN NGANJUK
Jumat, 13 Pebruari 2015
Pukul, 19.00 - 22.00 WIB
Tari Gandrung
Tari Sima Swatantra Anjuk Ladang
Drama Tari
" LEGENDA RORO KUNING "
Sabtu, 14 Pebruari 2015
Pukul, 09.00 - 24.00 WIB
Lomba Mengukir Sabun Family
Pergelaran
 " JARANAN SENTEREWE "
Pergelaran
" REOG "
Pergelaran 
"  LANGEN TAYUB "
Hanya di
UPT. TAMAN BUDAYA
DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
PROVINSI 
JAWA TIMUR

GRATISSS LOO..!!!


Tayub mulai dikenal sejak jaman Kerajaan Singosari. Pertama kali digelar padawaktu Jumenengan Prabu Tunggul Ametung. Kemudian Tayub berkembang ke Kerajaan Kediri dan Mojopahit. Pada Jaman Kerajaan Demak, kesenian Tayub jarang dipentaskan. Pada waktu Jaman Kerajaan Demak, kesenian Tayub hanyadapat dijumpai di daerah pedesaan-pedesan yang jauh dari pusat kota kerajaan.Seiring berjalannya waktu, sejak berdirinya kerajaan Pajang dan Mataram,kesenian ini mulai digali kembali. Malahan pada waktu itu Tayub dijadikan Tarian Beksan di Keraton yang digelar hanya pada waktu acara-acara khusus.Namun disayangkan, penjajah Belanda memasukkan unsur negatif yang dikenal dengan 3C, Cium, Ciu dan Colek.Tayub yang telah terkena pengaruh negatif dari penjajah belanda terus terpelihara hingga pemerintahan dipegang oleh Sunan Pakubuwono III. Sewaktu Pemerintahan dipegang oleh Sunan Pakubuwono ke IV, beliau tidak berkenan dengan adanya pengaruh negatif tersebut. Akhirnya Tayub ditetapkan sebagai tari Pasrawungan di masyarakat. Selanjutnya kesenian tayub mengalami perkembangan di daerah Sragen, Wonogiri dan Purwodadi. Di daerah Sragen sendiri, kesenian Tayub banyak berkembang di Kecamatan Jenar, Gesi,Sukodono, Mondokan dan Ngrampal.
dan kini bersama anda, Upt.Taman Budaya Jatim menggelar lagi kebudayaan Nusantara yang hampir punah ini. dan di gelar tanpa adanya unsur negatif dari Penjajah Belanda, seperti 3C ( Cium, Ciu dan Colek ). Kesenian ini digelar Gratis hanya untuk anda. Silakan Hadir dan bergabunglah bersama kita, dan kami tunggu kedatangan anda untuk menyemarakkan Gelar Seni Budaya Daerah KRIDHANING BUDAYA BUMI ANJUK LADANG. 
Gratis untuk anda Hanya di
 UPT.Taman Budaya Jatim, Jl.Gentengkali 85 Surabaya